KAJIAN MEMBUMIKAN AL QUR’AN DENGAN BAHASA ISYARAT

HMP PLB UPY – Kajian Membumikan Al Qur’an dengan Bahasa Isyarat telah dilaksanakan pada hari Kamis 07 April 2022 dilakukan secara virtual yang diselenggarakan oleh HMP PLB UPY bersama Ustadz Abu Kahfi. Beliau merupakan pengasuh dari Podok Pesantren Darul Ashom, yang mana seluruh santri pada Pondok Pesantren tersebut adalah anak tuli.

Bagi umat muslim sudah tidak asing lagi dengan kata Ngaji, yaitu sebuah kegiatan atau aktiviatas membaca Al- Qur’an. Pada umumnya dalam mempelajari membaca Al-Qur’an seseorang akan diperkenalkan huruf hijaiyah terlebih dahulu, dalam pengenalan tersebut dapat mengamati huruf hijaiyah dan mendengarkan cara membacanya.

Bagi disabilitas rungu, mereka mengaji menggunakan Bahasa isyarat, hal ini dikarenakan mereka memiliki hambatan dalam pendengaran yang mengakibatkan kesulitan dalam berbicara atau mengeluarkan suara, sehingga kemampuan membaca Al Qur’an dengan membunyikan lafalnya akan sangat sulit bagi mereka.

Kajian Membumikan Al Qur’an dengan Bahasa Isyarat berisi pembelajaran pembelajaran dasar mengenai cara mengaji menggunakan Bahasa Isyarat. Materi yang dijelaskan oleh Ustadz Abu Kahfi yaitu mengenalkan huruf hijaiyah menggunakan Bahasa isyarat, mulai dari “alif” hingga “ya’ ”. dalam kajian ini peserta tidak hanya diminta untuk mendengarkan dan menyimak saja, melainkan langsung mempraktikan pemelajaran tersebut. Setelah mempelajari huruf hijaiyah narasumber mengenalkan bagaimana membaca surah Al Fatihah menggunakan Bahasa isyarat yang kemudian peserta mempelajari dan mempraktikan Bersama.